Minggu, 20 Maret 2011

LKS SOSIOLOGI KLS XII


PERUBAHAN SOSIAL

A.   PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL
Perubahan yang terjadi  pada lembaga-lembaga  kemasyarakatan  di dalam suatu masyarakat  yang mempengaruhi system sosialnya, termasuk didalamnya  nilai-nilai sikap dan pola perilaku  diantara kelompok didalam masyarakat.
B.   CIRI-CIRI PERUBAHAN SOSIAL
Suatu ejadian dikatakan sebagai sebuah perubahan sosial jika  dipenuhi cirri-ciri sebagai berikut :
v  Terjadinya disorganisasi karena proses perubahan yang cepat
v  Perubahan yang terjadi bukan hanya dibidang kebendaan tetapi  juga  dibidang  spiritual dan bidang-bidang lainnya
v  Perubahan yang terajadi  pada  lembaga tertentu akan mempengaruhi  lembaga yang lainya pula
v  Terjadi ada  berbagai lapisan masyarakat  dan tidak akan pernah berhenti

C.   BENTUK – BENTUK PERUBAHAN SOSIAL
Jika diklasifikasikan maka  perubahan sosial dapat diliat dari berbagai segi :
1.      Proses berlangsungnya
v  Cepat ( Revolosioner ) Contoh Revolusi Industri  di Inggeris
v  Lambat ( Evolusi ) Contoh  Hilangnya  tradisi-tradisi lama didalam masyarakat
2.      Luas Pengaruh yang  ditimbulkan
v  Luas Contoh Perubahan Teknologi informatika
v  Kecil Contoh Perubahan Mode Pakaian
3.      Peranan manusia
v  Direncanakan ( Jika perubahan itu untuk kebaikan/ positif)
v  Tidak sengaja / tidak direnanakan  ( jika perubahan itu tidak direncanakan dan mengarah pada yang bersifat negative )


4.      Dampak Perubahan
v  Perubahan yang berdampak positif ( Jika perubahan tersebut membawa kebaikan atau peningkatan  bagi kesejahteraan lahir dan batin )
v  Perubahan yang berdampak negative  ( Jika perubahan  tersebut  membawa keburukan bagi masyarakat disegala bidang )
Adapun beberapa contoh atau istilah yang akan terjadi  karena  dampak negative sebuah perubahan seperti :
ü  Disintegrasi ( Perpecahan )
ü  Anonim ( Memudarnya nilai-nilai kebaikan yang dianut oleh masyarat )
ü  Cultur Lag ( Ketertinggalan budaya )

D.   FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERUBAHAN
Ada dua factor penyebab terjadinya perubahan sosial  yaitu :
1.      Faktor ENDOGEN ( dari dalam masyarakat yang bersangkutan )
Faktor ini terdiri  dari :
v  DISCOVERY ( Penemuan  baru yang pada masyarakat tersebut benar-benar belum pernah terjadi )
v  INVENTION  ( Penemuan baru yang merupakan pengembangan dari penemuan yang sudah  ada )
v  Dinamika Jumlah Penduduk
v  Terjadinya Pertentangan atau Konplik internal didalam masyarakat.
2.      Faktor  EKSOGEN ( Perubahan yang terjadi karena pengaruh dari  luar masyarakat yang bersangkutan ) Adapun penyebabnya  adalah :
v  DIFUSI (  Penyebaran  unsur-unsur kebudayaan melebihi batas-batas wilayah dimana kebudayaan itu berkembang )
v  AKULTURASI  ( Proses bercampurnya suatu kebudaan dengan kebudayaan lainnya)
v  Bencana Alam
v  Peperangan
E.   FAKTOR PENDORONG DAN PENGHAMBAT PERUBAHAN SOSIAL

1.      FAKTOR PENDORONG
Ø  Kontak dengan kebudayaan lain
Ø  Sistem pendidikan yang maju
Ø  Sikap menghargai  hasil karya orang lain
Ø  Harga diri dan sikap ingin maju
Ø  Orientasi pada masa depan
2.      FAKTOR PENGHAMBAT
Ø  Isolasi Masyarakat  baik daerah ataupun budaya
Ø  Perkembangan Iptek yang lambat
Ø  Sikap masyarakat  yang tradisional
Ø  Perasaan curiga yang berlebihan atas  hal-hal baru
Ø  Terlalu pasrah atas nasip tampa  mau berusaha untuk  merubahnya














DAMPAK PERUBAHAN SOSIAL

A.    beberpa dampak perubahan sosial

Modernisasi dan globalisasi sesungguhnya merupakan bagian dari perubahan sosial. Oleh sebab itu, pembahasan mengenai dampak perubahan sosial sesungguhnya hampir dapat dipersamakan dengan wacana mengenai dampak modernisasi maupun globalisasi.
Secara garis besar, dampak perubahan sosial dapat dibedakan sebagai berikut.
1.     DAMPAK POSITIF
  1. Munculnya nilai norma baru yang lebih sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.
  2. Adanya struktur dan hubungan sosial baru yang lebih manusiawi.
  3. Berkembangnya lembaga-lembaga sosial baru yang lebih memungkinkan anggota masyarakat untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan yang semakin kompleks.
  4. Kemajuan diberbagai bidang kehidupan, ekonomi, politik, maupun kebudayaan.
Dengan demikian, dampak positif perubahan sosial adalah peningkatan peradaban dan taraf hidup masyarakat secara kualitatif menuju arah yang lebih baik.
2.     DAMPAK NEGATIF
  1. Adanya desorientasi nilai dan norma.
  2. Munculnya konflik sosial vertical ataupun horizontal, bahkan mungkin kekerasan massa yang meluas, akibat adanya perbedaan sikap dan kepentingan dalam menghadapi perubahan sosial.
  3. Lembaga-lembaga yang ada tidak dapat berfungsi secara optimal akibat adanya konflik antara kelompok pendukung dan penentang perubahan sosial.
  4. Munculnya krisis multidememsi (sosial, ekonomi, politik, budaya, keamanan), yang berakibat pada berlangsungnya proses pemiskinan dan memudarnya legitimasi pemerintah.
  5. Terjadi berbagai bentuk kerusakan lingkungan dan bencana alam yang diakibatkan oleh perubahan pola kehidupan masyarakat.
  6. Perubahan sosial mungkin pula menyebabkan degradasi kualitatif tatanan sosial, lingkungan alam, dan berbagai aspek lainnya yang bisa mengarah pada disintegrasi sosial.
3.     dinamika kependudukan
Seluruh proses kelahiran, kematian, dan migrasi penduduk merupakan bagian dari berfungsinya masyarakat manusia yang peka terhadap pola struktur sosial dan memepengaruhi sifat kehidupan sosial. Bersamaan dengan itu pula, perubahan yang terjadi dalam fertilitas (kelahiran), mortalitas (kematian), dan migrasi(perpindahan penduduk) mencerminkan perubahan yang lebih umum dalam masyarakat dan juga membentuk, memepercepat, ataupun menghambat perubahan unsure lain dalam system sosial.
4.     gerakan sosial

      Perubahan sosial adakalanya disebabkan oleh gerakan sosial. Namun, bisa saja terjadi sebaliknya, perubahan sosial memicu berbagai gerakan sosial untuk mendukung atau menentangnya. Jary dan Jary (1995; 614-615) mendefinisikan gerakan sosial sebagai suatu aliansi sosial sejumlah besar orang yang berserikat untuk mendorong ataupun menghambat suatu segi perubahan sosial dalam masyarakat.
B. Modernisasi
1. Penegetian Modernisasi
a. Astrid S.Susanto mengemukakan modernisasi adalah suatu proses pembengunan yang memberikan                                                      kesempatan kearahperubehan demi kemajuan.
 b.  Koentjaraningrat mengemukakan modernisasi ialah usaha untuk hidup sesuai dengan zaman dan konstelasi  
    dunia sekarang.
c. Soerjono Soekanto mengemukakan modernisasi identik dengan suatu bentuk dari perubahan social yang                  biasanya terarah dan didasarkan  pada suatu perencanaan.
d. Wilbert E.Moore mengemukakan modernisasi adalah suatu trasformasi totol kehidupan bersama, dari yang tradisional kearah pola-pola negara Barat yang stabil.
2. Perbandingan Karakteristik Masyarakat  Tradisional  dan Modern
a. Masyarakat Tradisional
   1. Hubungan dalam keluarga dan masyarakat sangat kuat atas ikatan bersama
   2. Masih berpegang teguh pada adapt istiadat,radisi, yang sifatnya turun menurun.
   3.Tidak ada lembaga khusus untuk memberi pendidikan, tingkat buta huruf relative tinggi.
   4. Diferensiasi dan spesialisasi rendah.
   5. Hukum yang berlaku tidak tertulis
   6. Ekonomi konsumsi
b. Masyarakat Modern
   1. Hubungan antar manusia terutM didasarkan atas kepentingan-kepentingan pribadi.
   2. Kepercayaan yang kuat pada manfaat ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sarana untuk  meningkatkan         kesejahteraan.
   3.Tingkat pendidikan formal padaumumnya memadai dan merata.
   4. Difetrensiasi dan sosialisasi tinggi
   5. ukum tertulis
   6. Ekonomi produksi,pertukaran dengan menggunakan uang.
           Istilah modernisasi sering dikacaukan atau dipersamakan secara keliru dengan westernisasi dan sekularisasi.Hal itu sesungguhnya kurang tepat.Modernisasi,westernisasi, dan sekularisasi memeng memiliki beberapa persamaan seperti berikut ;
a. Berasal dari Barat
b. Mempunyai kepentingan terhadap berbagai aspek keduniawian.
c. Merupakan hasil perbandingan dari berbagai aspek kehidupan manusia  yang dirasionalisakan.
d. Berwujud proses perubahan.   
C. Globalisasi
1. Pengertian Globalisasi
  1. Antony  Gidden mangemukakan globalisasi adalah sebuah tantangan  proses yang kompleks,yang   digerakkan oleh berbagai pengaruh politis dan ekonomis.
  2. Sztompka mengartikan globalisasi sebagai proses yang menghasilkan dunia tunggal.
  3. Waters mengemukakan globalisasi sebegai proses social ketika batas-batas geografis dan budaya menjadi semakin kabur  dan masyarakat dunia kian meningkat kesadarannya akan  mengaburnya batas-batas ersebut.
Makna globalisasi pada dasarnya adalah semakin menipisnya batas-batas hubungan antara Negara yang satu dengan Negara yang lain dalam berbagai hal,antara lain dalam hal ekonomi ,politik,migrasi,komunikasi,dan trasportasi.
2. Ciri-Ciri Globalisasi
       a. Perubahan dalam konsep ruang dan waktu.
       b. Pasar dan produksi ekonomi di Negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional.
       c. Peningkatan interaksi cultural melalui perkenbangan media massa.
       d. Meningkatnya masalah bersama,musalnya pada bidang lingkungan hidup,krisis multinasional,dan inflasi.
3. Penyebab Munculnya Globalisasi
          Ada banyak foktor yang menjadi latar belakang penyebab globalisasi,antara lain sebagai berikut;
       a. Berakhirnya perang dingin membewa konsekuensi positif.
       b. Kekuasaan,keunggulan, dan kemampuan budaya barat untuk mempengaruhi budaya bangsa lain.
       c. Keterbelakangan  kehidupan suatu Negara.
       d. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih.
LEMBAGA SOSIAL

A.     PENGERTIAN LEMBAGA SOSIAL

Lembaga sosial berasal dari istilah  social institution. Lembaga sosial adalah suatu sistem hubungan-hubungan sosial yang mengandung nilai-nilai dan prosedur-prosedur tertentu dalam usaha memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Lembaga sosial dilihat dari sudut kebudayaan diartikan sebagai perbuatan, cita-cita, sikap dan perlengkapan kebudayaan, yang mempunyai sifat kekal serta bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
B.     PROSES PEMBENTUKAN LEMBAGA SOSIAL

Dalam kehidupan masyarakat manusia saling mengadakan hubungan atau interaksi sosial. Agar tercipta keterkaitan dan keteraturan dalam kehidupan di masyarakat, maka kemudian manusia menciptakan norma-norma  yang mengatur hubungan atau interaksi manusia. Dilihat dari kekuatan mengikatnya, norma-norma yang ada di masyarakat mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. Sesuai dengan kekuatan mengikatnya, maka secara sosiologis ada empat macam norma, yaitu cara (usage), kebiasaan (folkways), tata kelakuan (mores), dan adat istiadat (custom).
Pada suatu norma berkembang menjadi pranata/lembaga sosial disebut instituisionalization (instituisionalisasi). Dengan kata lain proses institusionalisasi ini adalah suatu proses yang dilewati oleh suatu norma kemasyarakatan untuk menjadi bagian dari salah satu pranata lembaga sosial. Dengan proses institusionalisasi, norma kemasyarakatan itu oleh masyarkakat dikenal, diakui, dihargai dan kemudian ditaati dalam kehidupan sehari-hari.
Suatu norma menjadi pranata/lembaga (institutionalized) dalam suatu sistem sosial tertentu, apabila setidak-tidaknya memenuhi tiga syarat berikut :
  1. Bagian terbesar dari warga suatu sistem sosial menerima norma tersebut
  2. Norma tersebut telah menjiwai bagian terbesar warga-warga sistem sosial tersebut
  3. Norma tersebut mempunyai sanksi

C.     TIPE-TIPE LEMBAGA SOSIAL

  1. Berdasarkan tujuannya, lembaga sosial dibagi menjadi delapan macam
a.       Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sosial dan kekerabatan (domestic institutions). Contohnya pinangan, perkawinan, poligami, perceraian dan keluarga.
b.      Lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup, memproduksi, menimbun dan mendistribusikan barang. Contohnya pertanian, perikanan, koperasi dan perdagangan
c.       Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengetahuan dan pendidikan manusia (educational institutions). Contohnya pendidikan masyarakat, TK, SD, SMP, SMA, SMK, perguruan tinggi, tempat-tempat kursus, dan tempat-tempat pelatihan lainnya.
d.      Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institutions). Contohnya berbagai macam metode ilmiah dan pendidikan ilmiah lainnya.
e.       Lembaga sosial yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic and uncreational institutions). Contohnya seni suara, seni rupa, seni gerak, seni lukis dan seni sastra.
f.       Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan tuhan (religius institutions). Contohnya musholla, masjid, gereja, vihara dan berdoa untuk keselamatan.
g.       Lembaga sosial yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutions). Contohnya pemerintahan, demokrasi, kehakiman, kepolisian, dan badan pemerintah.
h.      Lembaga sosial yang mengurus kebutuhan jasmani manusia (somatic institutions). Contohnya pemeliharaan kecantikan, kesehatan dan kedokteran.

  1. Berdasarkan sudut perkembangannya, lembaga sosial dibagi menjadi dua macam.
a.      Crescive Institution, yaitu lembaga yang paling primer dan tumbuh dari adat istiadat. Contohnya perkawinan, agama dan hak milik.
b.      Enacted Institution, yaitu lembaga yang dengan sengaja dibentuk untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan tertentu. Contohnya lembaga pendidikan dan lembaga perdagangan.

  1. Berdasarkan dari sudut sistem nilai-nilai yang diterima masyarakat, lembaga sosial dibagi mejadi dua macam.
a.       Basic Institution, yaitu lembaga kemasyarakatan yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. Di Indonesia yang dianggap sebagai basic institutions yang pokok, misalnya keluarga, sekolah dan negara.
b.      Susidiary Institution, yaitu lembaga sosial yang dianggap kurang penting. Misalnya kegiatan rekreasi. Ukuran tentang suatu lembaga bisa dianggap basic institutions atau subsidiary institutions berbeda pada setiap masyarakat.

  1. Berdasarkan dari sudut penerimaan masyarakat, lembaga sosial dibagi menjadi dua macam.
a.       Approved atau Social Sactioned, adalah lembaga yang diterima oleh masyarakat. Misalnya sekolah dan perusahaan dagang.
b.      Unsactioned Institution, adalah lembaga yang ditolak oleh masyarakat, walaupun kadanng-kadang masyarakat tidak berhasil memberantasnya. Misalnya gerombolan perampok, penjahat dan pemeras.

  1. Berdasarkan faktor peyebarannya, lembaga sosial dibagi menjadi dua macam.
a.       General Institution, adalah lembaga yang dikenal oleh masyarakat diseluruh dunia. Misalnya agama.
b.      Restricted Institution, adalah lembaga yang dianut oleh masyarakat-masyarakat tertentu didunia. Misalnya Islam, Protestan, Katolik, Hindu dan Buddha.

  1. Berdasarkan sudut fungsinya, lembaga sosial dibagi menjadi dua macam.
a.       Operative Institution, yaitu lembaga sosial yang berfungsi untuk menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan. Misalnya lembaga industrialisasi.
b.      Regulative Institution, yaitu lembaga yangn bertujuan untuk mengawasi adat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian yang mutlak daripada lembaga itu sendiri. Contohnya kejaksaan dan pengadilan.

D.     CIRI-CIRI DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL

  1. Ciri-ciri Lembaga Sosial
a.       Suatu organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui aktifitas kemasyarakatan dan hasilnya.
b.      Suatu tingkat kekekalan tertentu yang merupakan ciri dari semua lembaga masyarakat.
c.       Mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu.
d.      Mempunyai alat-alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan.
e.       Mempunyai lambang-lambang sebagai ciri khas dari lembaga kemasyarkatan.
f.       Mempunyai tradisi tertulis dan tidak tertulis yang merumuskan tujuannya, tata tertib yang berlaku, dan lain-lain.

  1. Fungsi Lembaga Sosial
Lembaga sosial pada dasarnya memiliki beberapa fungsi, antara lain :
a.       Memberikan pedoman pada anggota-anggota masyarakat bagaimana mereka harus bertingkah laku atau bersikap dalam menghadapi masalah-masalah dalam masyarakat.
b.      Menjaga keutuhan dari masyarakat yang bersangkutan
c.       Memberikan pegangan kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial (social control) artinya sistem pengawasan dari masyarakat terhadap tingkah laku anggota-anggotanya.

E.      PERAN DAN FUNGSI LEMBAGA SOSIAL

  1. Lembaga Kekeluargaan
a.       Klasifikasi Keluarga
-          Keluarga dalam arti sempit, terdiri atas ayah, ibu dan anak-anaknya. Keluarga macam ini disebut keluarga inti atau keluarga batih (nuclear family).
-          Keluarga dalam arti luas, meliputi semua pihak yang ada hubungan darah atau keturunan. Keluarga dalam arti luas disebut dengan keluarga besar atau keluarga luas (extended family), klan ataupun marga.
-          Keluarga kandung atau keluarga biologis (family of procreation) adalah sebuah keluarga yang mempunyai hubungan darah dengan anak.
-          Keluarga orientasi (family or orientation) adalah keluarga yang menjadi tempat untuk anak memperoleh perlindungan.
-          Keluarga lengkap adalah keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan anak-anak
-          Keluarga tidak lengkap atau keluarga pecah (broken home) adalah keluarga yang salah satu anggota intinya tidak ada.
Disamping keluarga tersebut ada keluarga yang disebut keluarga pecah semua (quasi broken home) adalah keluarga yang anggota-anggota intinya sebenarnya utuh/lengkap, tetapi tidak dirasakan atau dihayati secara lengkap oleh anggota-anggotanya.
Alasan utama yang mendasari pembentukan keluarga, yaitu desire for response (hasrat untuk mendapatkan sambutan), artinya pemenuhan hasrat untuk berkumpul bersama secara kontinu dengan orang yang dicintai. Keluarga secara umum dibentuk melalui sebuah perkawinan. Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
b.      Bentuk-bentuk Perkawinan
1.      Perkawinan monogami, yaitu perkawinan seorang pria dengan seorangn wanita
2.      Perkawinan poligami, yaitu perkawinan suami atau istri yang lebih dari satu.
-       Poligini, perkawinan seorang pria dengan lebih dari seorang wanita
-       Poliandri, perkawinan seorang wanita dengan lebih dari satu orang pria
3.      Perkawinan eksogami, yaitu perkawinan antara pria da wanita yang berasal dari suku da ras yang berbeda.
4.      Perkawinan endogami, perkawinan antara pria da wanita yang berasal dari suku dan ras yang sama
5.      Perkawinan homogami, yaitu perkawinan antara suami dan istri yang berasal dari lapisan sosisal yang sama
6.      Perkawinan heterogami, yaitu perkawinan antara suami dan istri yang berasal dari lapisan sosial yang sama.

c.       Pola Adat Menetap
1.      Patriokal, yaitu pasangan pengantin bertempat tinggal disekitar pusat kediaman kerabat suami.
2.      Matriokal, yaitu pasangan pengantin bertempat tinggal disekitar pusat kediaman kerabat istri.
3.      Bilokal, yaitu pasangan pengantin menetap secara bergatian antara tempat kerabat suami dan kerabat istri
4.      Neolokal, yaitu pasangan pengantin bertempat tinggal dikediaman baru
5.      Avunkulokal, yaitu pasangan pengantin bertempat tinggal dirumah saudara laki-laki ibu (rumah paman) pihak suami
6.      Natalokal, yaitu suami atau istri tidak tinggal bersama-sama, tetapi masing-masing bertempat tinggal ditempat kelahirannya dan hanya berkunjung untuk waktu yang relatif pendek.
7.      Utrolokal, yaitu pasangan pengantin bebas menentukan tempat tinggalnya sesudah menikah
8.      Komonlokal, yaitu kebiasaan bertempat tinggal dalam kelompok termasuk didalamnya orangtua kedua belah pihak pasangan tersebut

d.      Sifat-sifat Keluarga
1.      Mempunyai dasar/sifat emosional, yaitu sifat kasih sayang antar sesama anggota keluarga guna tercapainya keluarga bahagia lahir dan batin.
2.      Dikukuhkan dalam bentuk perkawinan
3.      Memiliki keturunan
4.      Memiliki tempat tinggal
e.       Struktur (Susunan) Keluarga
1)      Unilateral, yaitu suatu susunan keluarga yang menarik garis keturunan dari satu garis keturunan saja. Terbagi dua macam :
-       Patrilineal, yaitu susunan keluarga yang menarik garis keturunan hanya dari pihak ayah atau pihak laki-laki. Masyarakat yang menganut susunan keluarga seperti ini adalah suku bangsa Batak, Nias, Ambon, Bali, Sumba dan lain-lain.
-       Matrilineal, yaitu susunan keluarga yang menarik garis keturunan hanya dari pihak ayah atau pihak ibu (wanita). Masyarakat yang menganut susunan keluarga seperti ini adalah suku bangsa Minangkabau (Sumatera Barat).
2)      Bilateral, adalah susunan keluarga yang menarik garis kerturunan dari kedua belah pihak, yaitu pihak ayah dan ibu. Masyarakat yang menganut susunan keluarga seperti ini adalah masyarakat Sunda, Jawa, Kalimantan, Sumatera Selatan dan sebagainya.
3)      Double Unilateral, yaitu susuanan keluarga yang menarik garis keturunan dair kedua macam susunan kekerabatan sepihak atau unilateral. Dengan kata lain sistem patrilineal dan matrilineal keduanya digunakan dan berlaku sebagai kesatuan sosial. Suku Mollo di Timor Timur dan Kooi di Sumba menganut sistem ini.

f.       Fungsi-fungsi Keluarga
1)      Fungsi Biologis atau reproduksi, yaitu sebagai sarana reproduksi atau mengembangkan dan melanjutkan keturunan manusia dimuka bumi.
2)      Fungsi Protektif atau Perlindungan, yaitu memberikan perlindungan bagi seluruh anggota keluarga.
3)      Fungsi Ekonomi, meliputi pencarian nafkah, perencanaannya serta penggunaannya
4)      Fungsi Edukatif atau fungsi Pendidikan.
5)      Fungsi Sosialisasi.
6)      Fungsi Afeksional (perasaan)
7)      Fungsi religius, yaitu memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lainnya kepada kehidupan beragama.
8)      Fugsi rekreatif
9)      Fungsi pengendalian sosial

  1. Lembaga Ekonomi
a.       Produksi
Ada beberapa macam bidang produksi, diantaranya :
-          Ekstraktif, yaitu kegiatan produksi dengan cara memungut atau mengambil langsung dari alam.
-          Agraris, yaitu produksi dengan cara mengolah tanah untuk menanam tumbuh-tumbuhan dan memelihara hewan
-          Industri, yaitu produksi mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi maupun barang jadi.
-          Jasa, yaitu produksi berupa penyediaan jasa bagi orang lain.
b.      Distribusi
Kegiata yang ditujukan untuk menyalurkan barang dan jasa dari produsen (penghasil) ke konsumen (pemakai).
c.       Konsumsi
Ada beberapa tingkah laku konsumsi yang mempengaruhi tingkat konsumsi, antara lain :
-          Konsumen memperoleh kepuasan maksimum
-          Besarnya jumlah pendapatan konsumen dan makin kecilnya tingkat harga
-          Pengtahuan pembeli tentang seluk beluk kualitas barang tersebut.
-          Adat dan kebiasaan yang berlaku dilingkungan konsumen
-          Pembeli berlaku ceroboh terhadap jenis barang yang dibelinya

  1. Lembaga Politik
Lembaga politik lahir dari serangkaian nilai dan norma yangn berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan akan kekuasaan, khususnya kekuasaan tingkat negara karen negara ini dijalankan oleh suatu pemerintahan, maka adapula yang menyebutkan lembaga politik dengan istilah lembaga pemerintahan.
            Menurut Roucek dan Warren, ada tiga fungsi dasar lembaga pemerintahan yaitu memelihara ketertiban, menjalankan administrasi peradilan, dan melindungi masyarkat dari bahaya luar.
Fungsi negara dibagi menjadi tiga macam :
a.       Legislatif, yaitu kekuasaan atau fungsi membuat peraturan perundang-undangan
b.      Eksekutif, yaitu fungsi untuk menjalankan peraturan perundang-undangan atau fungsi pemerintahan
c.       Yudikatif, yaitu fungsi untuk mengadili terhadap pelanggaran perundang-undangan

  1. Lembaga Pendidikan

Lembaga pendidikan mempunyai fungsi meliputi fungsi konservasi, fungsi evaluatif, fungsi kreatif. Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehihdupan martabat manusia Indonesia dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Lembaga pendidikan di Indonesia banyak macamnya dan dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok, yaitu lembaga pendidikan sekolah dan lembaga pendidikan luar sekolah.
  1. Lembaga Agama

Fungsi lembaga agama bagi masyarakat adalah :
a.       Untuk mengintergrasikan masyarakat baik dalam perilaku lahiriah maupun simbolik
b.      Menuntun terbentuknya moral sosial yang langsung dianggap dari tuhan
c.       Pendukung adat istiadat dan memperkuat keutuhan sistem sosial yang telah mapan.
Fungsi agama bagi individu adalah :
a.       Memberi pedoman bagi manusia
b.      Situs (ibadah) dalam agama dapat menenangkan kecemasan
c.       Melalui ajaran agama manusia terbimbing mengembangkan penafsiran intelektual
d.      Agama dapat membantu manusia dalam memecahkan persoalan-persoalan yang tidak terjawab oleh manusia sendiri
e.       Agama memberikan identitas diri terhadap individu


PENELITIAN SOSIAL
a.      Pengertian Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian adalah pokok-pokok perencanaan seluruh penelitian yang tertuang dalam suatu kesatuan naskah secara ringkas, jelas, dan utuh.
b.      Manfaat Rancangan Penelitian Sosial
Manfaat rancangan penelitian sosial sebagai berikut
1)      Rancangan penelitian memberi pegangan yang jelas kepada peneliti dalam melakukan penelitian.
2)      Rancangan penelitian menentukan  batas-batas penelitian yang berhubungan dengan tujuan penelitian.
3)      Rancangan penelitian memberikan gambaran tentang tahap yang  harus dilakukan dan kesulitan-kesulitan yang akan dihadapi saat penelitian.
c.       Syarat-Syarat Rancangan Penelitian
Syarat-Syarat rancangan penelitian sebagai berikut :
1)      Sistematis, artinya unsur-unsur  yang ada dalam rancangan penelitian harus tersusun dalam urutan yang logis.
2)      Konsisten,  artinya terdapat kesesuaian diantara unsur-unsur tersebut.
3)      Operasional, artinya dapat menjelaskan cara penelitian itu dilakukan.
d.      Isi Rancangan Penelitian
Isi dari rancangan penelitian atau proposal penelitian sebagai berikut :
1)      Latar belakang masalah
2)      Rumusan masalah penelitian
3)      Tujuan dan manfaat penelitian
4)      Tinjauan kepustakaan
5)      Hipotesis
6)      Batasan konsep
7)      Metodologi penelitian
e.       Persiapan Menyusun Rancangan Penelitian
1)      Menentukan Topik Penelitian
Topik penelitian adalah pokok permasalahan dari suatu penelitian. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan topik penelitian sebagai berikut :
a)      Topik harus terjangkau oleh peneliti
b)      Topik dipandang penting dan menarik untuk diteliti
c)      Topik harus memiliki kegunaan praktis dan teoritis.
d)      Topik yang akan diteliti harus didukung data yang cukup
e)      Topik yang diteliti  harus memungkinkan dengan dukungan dana yang ada.
2)      Menentukan Judul Penelitian
Fungsi judul penelitian adalah menunjukkan kepada pembaca inti dari objek penelitian, subjek penelitian, dan sifat penelitian  yang digunakan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menetukan judul penelitian sebagai berikut :
a)      Judul ditulis singkat, padat, dan jelas.
b)      Judul mencerminkan  spesifikasi masalah penelitian yang diteliti.
c)      Judul memuat variabel-variabel utama yang dilibatkan dalam penelitian.
d)      Judul menyebutkan secara jelas jenis hubungan antar variabel.
e)      Judul mengungkapkan objek yang diteliti.

3)      Merumuskan Masalah Penelitian
Masalah penelitian adalah suatu pernyataan yang mengungkapkan adanya hubungan antar variabel yang ingin ditemukan jawabannya. Masalah muncul ketika terjadi kesenjangan antara kenyataan dengan harapan.
Sumber masalah penelitian dapat diambil sebagai berikut :
a)      Literatur
b)      Diskusi, Seminar, Simposium dan lain-lain.
c)      Pernyataan pemegang otoritas
d)      Pengamatan sepintas
e)      Pengalaman pribadi
f)       Perasaan intuitif

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan masalah sebagai berikut ;
a)      Menggunakan kalimat pertanyaan
b)      Mengungkapkan variabel-variabel penelitian
c)      Mengungkapkan jenis hubungan antar variabel yang ada.
d)      Mengungkapkan objek penelitian
Bentuk-bentuk masalah penelitian sebagai berikut
a)      Permasalahan deskriptif
b)      Permasalahan komparatif
c)      Permasalahan asosiatif

4)      Menentukan Populasi, Sampel, dan Pendekatan penelitian
a)      Populasi
Populasi adalah seluruh unsur atau elemen yang menjadi anggota dalam suatu kesatuan yang akan diteliti.
b)      Sampel
Sampel adalah bagian populasi yang dipilih untuk penelitian yang karakteristiknya dianggap mewakili seluruh populasi.
Langkah-langkah dalam pemilihan sampel sebagai berikut ;
(1)         Menentukan karakteristik populasi
(2)         Menentukan teknik pemilihan sampel
(3)         Menentukan besar sampel
(4)         Memilih sampel.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan sampel sebagai berikut:
(1)         Homogenitas dan Heterogenitas
(2)         Banyak tidaknya variabel ekstra
(3)         Perlu tidaknya melakukan analisis subkelompok
(4)         Tersedia tidaknya tes statistik
Contoh teknik-teknik pengambilan sampel sebagai berikut:
(1)         Sampel acak sederhana ( simple random sampling )
(2)         Sampel stratifikasi ( stratified sampling )
(3)         Sampel rumpun ( cluster sampling )
(4)         Sampel purposif ( purposive sampling )
(5)         Sampel insidental ( incidental sampling )
(6)         Sampel bola salju ( snow ball sampling )

c)      Pendekatan penelitian
Dalam penelitian sosial mengenal dua pendekatan.
(1)         Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan yang berusaha untuk mengungkapkan kenyataan sosial dengan melihat saling ketergantungan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Termasuk dalam metode ini adalah metode penelitian survei dan metode eksperimen.
(2)         Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang berusaha menangkap kenyataan sosial sebagai keseluruhan utuh, dan tuntas sebagai satu kesatuan kenyataan. Termasuk dalam metode ini adalah metode grounded research, metode etnografis dan metode historis.
1.      JENIS-JENIS PENELITIAN
a.       Penelitian ditinjau dari segi tujuan utamanya ( hasil yang diperoleh ) :
1)      Penelitian dasar atau penilitian murni, bertujuan menemukan suatu generalisasi ( menemukan teori / dalil-dalil yang berlaku umum ).
Contoh : Einstein dengan teori relativitasnya.
2)       Penelitian terapan, diarahkan untuk kepentingan praktis di bidang kehidupan sehari-hari.
Contoh: penelitian tentang obat-obatan tradisional guna menyembuhkan penyakit tanpa efek samping.
b.      Penelitian menurut tempat dilaksanakan :
1)      Penelitian laboratorium, dilakukan dalam suatu tempat khusus untuk mengadakan studi ilmiah dan kinerja ilmiah melalui berbagai percobaan.     Contoh : penelitian sel kanker, bayi tabung, vaksin pencegah AIDS, dan sebagainya.
2)      Penelitian lapangan, dilakukan dengan kehidupan sebenarnya.                  Misal : penelitian kehidupan para pengemudi becak, survei konsumen oleh perusahaan, pecandu narkotik dan lain-lain.
3)      Penelitian kepustakaan, bertujuan mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan macam-macam materi yang terdapat di lingkungan kepustakaan.                 
Misal : dengan buku-buku, majalah, naskah, catatan, kisah, sejarah, dokumen, dan lain-lain.                                                
c.       Penelitian ditinjau dari bidang studinya :
1)      Penelitian bidang IPA / bidang eksakta, berbentuk penelitian ilmu pengetahuan alam, biologi, kimia, dan sebagainya.
2)      Penelitian bidang sosial, penelitian ini secara khusus berbentuk penelitian pendidikan, hukum, psikologi, ekonomi, dan lain-lain.

d.      Berdasarkan sifat masalahnya dibagi menjadi :
1)      Penelitian historis, bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematis dan objektif.
2)      Penelitian deskriptif, bertujuan untuk mengungkapkan suatu masalah dan keadaan sebagaimana adanya, sehingga hanya merupakan pengungkapan fakta.
2.      TAHAP-TAHAP PENELITIAN
Yaitu sebagai berikut :
a.       memilih masalah penelitian
b.      studi pendahuluan
c.       merumuskan masalah penelitian
d.      merumuskan anggapan dasar dan merumuskan hipotesis
e.       memilih metode / pendekatan yang digunakan
f.       menentukan variabel dan sumber data
g.       menentukan dan menyusun instrumen / alat penelitian
h.      mengumpulkan data
i.        analisis data
j.        menarik kesimpulan
k.      menulis laporan
Tahap 1 sampai ke- 6 merupakan kegiatan dalam merancang penelitian, tahap ke-7 sampai ke-10 merupakan pelaksanaan penelitian, dan tahap ke-11 merupakan pekerjaan tahap akhir laporan penelitian.
5.      TUJUAN PENELITIAN DAN FUNGSINYA
Tujuan penelitian adalah :
a.       mencari, menemukan, mengumpulkan dan menganalisis fakta-fakta dari objek penelitian guna memecahkan masalah yang timbul.
b.      menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.
Adapun fungsinya adalah sebagai berikut :
  1. penelitian eksploratif ( penjajagan ) artinya penelitian yang berfungsi untuk menemukan sesuatu yang belum ada, sehingga penelitian dapat mengisi kekosongan atau sesuatu yang sebelumnya belum ada.
  2. Penelitian verifikatif ( pengujian ) artinya penelitian yang berfungsi untuk menguji kebenaran suatu pengetahuan yang sudah ada, untuk diuji sekali lagi karena data-data / kesimpulan diragukan kebenarannya.
  3. Penelitian development ( pengembangan ) artinya penelitian yang berfungsi mengembangkan, memperluas dan menggali lebih dalam suatu teori ilmu.
Dipandang dari segi pembahasan masalah pelaksanaan penelitian dapat digolongkan menjadi ;
  1. penelitian deskriptif , yaitu penelitian yang berdasarkan pelukisan, pemaparan, penulisan dan pelaporan suatu keadaan, suatu objek/ suatu peristiwa tanpa menarik kesimpulan.
  2. Penelitian inferensial, yaitu penelitian yang tidak hanya melukiskan peristiwa saja tetapi juga menarik kesimpulan umum dari masalah yang sedang diteliti. Kesimpulan tersebut akan dijadikan dasar deduktif yang prediktif guna memperkirakan perstiwa-peristiwa yang akan datang serta memikirkan berbagai tindakan praktis pada waktu yang akan datang.


















PENELITIAN SOSIAL
1.      Laporan Penelitian
Penulisan laporan penelitian perlu dilaksanakan agar mempermudah dan memperjelas peneliti dan pembaca dalam memahami isi penelitian. Betapapun baiknya pelaksanaan penelitian setiap tahap penelitian dan bagaimanapun menariknya hasil penelitian tersebut, namun penilaian akhir baru dapat diberikan berdasarkan tulisan yang dihasilkan.
Laporan penelitian yang lengkap tidak hanya menyajikan hasil penelitian, tetapi juga proses penelitian keseluruhan. Dan pembacalah yang memberikan penilaian apakah metode, data dan kesimpulan peneliti dalam membuat laporan penelitian memadai dan hasil penelitian itu memberikan manfaat yang besar bagi pembaca.
Isi laporan penelitian meliputi hal-hal sebagai berikut :
  1. Judul laporan. Judul sebaiknya jelas, ringkas, dan menggambarkan isi.
  2. Kata pengantar. Kata pengantar biasanya pendek, sekitar satu halaman. Disitu dikemukakan tujuan penelitian, masalah yang dihadapi, siapa yang mensponsori, dan ucapan terima kasih kepada yang memberikan berbagai bantuan. Kata pengantar dapat ditulis oleh peneliti atau badan yang mensponsorinya.
  3. Daftar isi. Daftar isi menunjukkan bagian-bagian dari laporan dan disitu dapat dilihat hubungan antara satu bagian dengan yang lainnya. Untuk tabel, diagram, peta, dan gambar (kalau ada) masing-masing dibuat daftar isi tersendiri.
  4. Pendahuluan. Dalam bagian ini pembaca diantarkan kepada perumusan masalah, ruang lingkup, kegunaan teoretis serta praktis dari laporan dan metodologi. Jadi ia mencakup latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, metode penelitian, cara pemrosesan data dan analisa data, termasuk prosedur statistik yang ditempuh.
  5. Tubuh laporan. Bab-babnya merupakan bagian yang pokok dari laporan tersebut. Melalui berbagai teknik analisa yang digunakan disini terurai apa yang ditemukan dalam penelitian itu. Setiap bab membahas satu masalah pokok dan bab-bab itu merupakan rangkaian yang ketat hubungannya dengan tema pokok.
  6. Kesimpulan. Bab ini merupakan kesimpulan dari hal-hal yang telah dibahas pada bab sebelumnya. Disini dikemukakan implikasi dari  penelitian tersebut dan adakalanya disarankan pula penelitian lanjutan. Sifatnya berbeda dengan ikhtisar yang fungsinyagar pembaca dapat mengetahui dengan cepat hasil penelitian itu sebagai keseluruhan.
  7. Lampiran. Lampiran berisi bahan yang kurang praktis atau mengganggu penyajian bila dimasukkan ke dalam teks, umpamanya contoh yang panjang, formulir, dan lain-lain
  8. Kepustakaan. Semua bahan kepustakaan, termasuk dokumen yang belum dipublikasikan, dicantumkan. perlu sekali diperhatikan agar cara penulisannya seragam, mengikuti standar yang telah dipilih.
Manfaat penyusunan laporan penelitian bagi peneliti antara lain sebagai berikut :
  1. Bukti bahwa peneliti telah menemukan sesuatu yang baru
  2. Untuk mengetahui hak temuannya agar diakui dan dikenal oleh khalayak ramai
  3. Membuat penelitian agar lebih bermakna dan bermanfaat
Oleh karena itu peneliti diharapkan dan sebaiknya menyebar luaskan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui media massa ataupun jurnal ilmiah.

2.      Cara Penyajian Laporan Penelitian
Laporan penelitian termasuk dalam tulisan ilmiah. Teknik kebahasaan dan tata tulis dalam penulisan ilmiah termasuk laporan penelitian meliputi penggunaan tanda baca, teknik pengetikan, cara penulisan nomor halaman, penulisan angka, singkatan, penulisan kutipan dan sumber kutipan, cara menulis catatan kaki dan catatan akhir, penulisan daftar pustaka, cara pencantuman tabel dan lampiran.
a.       Penggunaan Tanda Baca
Beberapa hal yang perlu diperhatikan berkenaan dengan penggunaan tanda terutama dalam : pemenggalan kata, huruf kapital, huruf miring, tanda baca, singkatan lambang bilangan.
b.      Teknik Pengetikan
Karya tulis ilmiah disusun dengan menggunakan kertas HVS 80 gram ukuran A4 atau kuarto, jarak antar spasi dua spasi, batas tepi atas, kiri, bawah dan kanan adalah 4 cm, 4 cm, 3 cm dan 3 cm.
c.       Cara Penulisan Nomor Halaman
Untuk bagian pertama, penomoran halaman dilakukan dengan penulisan angka Romawi Kecil (i, ii, iii, iv, dan seterusnya) di bagian tengah bawah halaman. Sedangkan bagian inti, penomoran dilakukan dengan pencatuman angka arab (1, 2, 3 dan seterusnya) di bagian tengah bawah halaman/bagian kanan atas.


d.      Cara Menulis Catatan Kaki
Catatan kaki berfungsi untuk menunjukkan sumber suatu kutipan, pendapat, fakta/ rangkuman. Catatan kaki bisa dipersingkat dengan cara sebagai berikut :
-          Ibid, adalah kependekan dari ibidem, berarti pada tempat yang sama/pada pekerjaan yang sama.
-          Op.cit adalah kependekan dari opere citato, berarti karangan yang telah disebut.
-          Loc.cit adalah kependekan loco citato, berarti pada tempat/halaman yang telah disebut.
e.       Cara Menulis Daftar Pustaka
Penulisan daftar pustaka dilakukan dengan cara berbeda-beda bergantung jenis sumber pustakanya.









Uji Kompetensi 1
  1. Kerusuhan Mei 1998 merupakan dampak dari adanya tuntutan perubahan sosial yang tidak . . . ..
    1. Diabaikan       
    2. Ditanggapi
    3. Disosialisasikan
    4. Disampaikan
    5. Dikendalikan

2. pergaulan bebas dan kehamilan yang tidak diinginkan (unwanted pregnancy) merupakan dampak negative dari. . . . . .
            a. Perubahan besar
            b. Perubahan kecil
            c. Perubahan yang dikehendaki atau direncanakan
            d. Perubahan yang tidak dikehendaki atau direncanakan
            e. Perubahan proses
3.   Kemiskinan salah satunya disebabkan oleh ketidaksiapan masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan perubahan dari pola . . . . .keindustri.
            a. Kemiskinan
            b. Tradisional
            c. Kuno
            d. Agraris
            e. Lama
4.   Dampak perubahan sosial dapat diibaratkan seperti. . .
            a. Dua sisi mata uang
            b. Efek negative
            c. Berdampak posistif
            b. Sesuatu yang harus dikembangkan
            e. Benda berharga yang harus dijaga
5. Adnya undur-unsur yang berbeda dan menimbulakn ketidaksesuaian dalam kehidupan sosial sehingga menghasilkan pola kehidupan sosial yang tidak serasi fungsinya disebut. . . .
            a. Perubahan kebudayaan
b. Disentegrasi sosial
c. kesenjangan sosial
d. Perubahan sosial
e. Integrasi sosial
6. Berikut yang tidak termasuk cirri-ciri disintegrsai adalah. . . .
            a. Kurang berfungsinya sanksi sebagaimana mestinya
            b. Menurun wibawa tokoh masyarakat
            c. Besarnya angka mortalitas penduduk
            d. Anggota kelompok sebagian besar tidak memenuhi norma
            e. Terjadinya salah paham antara anggota suatu kelompok
7. Perubahan sosial yang harmonis dan serasi kemungkinan besar akan terjadi pada peristiwa berikut, yaitu. . .
a. Kemajuan tekhnologi meningkatakn pendapatan masyarakat, tetapi tidak serta merta menjamin  adanya pemerataan
            b. Urbanisasi Mengakibatkan tingginya angka pengangguran disejumlah kota besar
            c. Tedesaknya kehidupan petani penggarap dikawasan pedesaan
            d. Pendidikan yang semakin tinggi mengubah anggota masyarakat kearah pola hidup modern
e. Pembagian kerja yang semakin terspesialisasi mengakibatkan tenaga kerja tanpa keterampilan      hanya   dapat bekerja disektor informal
      8. Proses pembangunan akan berdampak positif lagi  peningkatan kesejahteraan masyarakat sebab. . . .
            a. Menciptakan lapangan kerja baru
            b. Mengembangkan sikap individualis                                                                                                 c. Menimbulkan kawasan kumuh (slum area      ) diperkotaan                                                               d. Menyebabkan kesenjangan pendapatan
            e. Berdampak pada terbenamnya manusia dalam rutinitas kehidupan
9. Yang merupakan kemunduran sebagai akibat dari perubahan sosial  . . .
            a. Peningkatan pendapatan  perkapita anggota masyarakat
            b. Kepercayaan diri meningkat
            c. Bertambahnya kesempatan kerja
            d. Urbanisasi yang menyebabkan kerawanan sosial diperkotaan
            e. Efesiensi dan efektivitas kerja
10. Yang bukan merupakan dampak  globalisasi dan modernisasi, yaitu. . . . .
            a. Urbanisasi
            b. Kesenjangan sosial ekonomi
            c.  Pencemaran lingkungan alam
            d. Lunturnya eksistensi jati diri bangsa
            e. Menguatnya nasionalisme

Uji  Kompetensi 2
Pilihlah Jawaban Yang Tepat
1.  Di bawah ini yang tidak termasuk syarat modernisasi adalah ….
a.  cara berpikir ilmiah yang sudah melembaga dalam masyarakat
b.  masyarakat irasional
c.  system administrasi Negara yang baik
d.  system pengumpulan data yang baik, teratur, dan terpusat.
e.  menciptakan iklim yang mendukung modernisasi.
2.      Cara menghitung secara manual yang diselenggarakan dengan alat hitung (kalkulator) akan membawa dampak positif yang baik yaitu …
a.       Berfikir rasional
b.      Sikap siap menerima kritik
c.       Hemat waktu dan lebih akurat
d.      Tergolong orang yang berfikir maju
e.       Penghematan kertas dan biaya-biaya yang lain
3.       Penggunaan SMS (Short Message Service) dan e-mail memiliki dampak positif, yaitu ….
a.       Mengurangi tatap muka
b.      Pesan lebih singkat
c.       Hemat waktu dan lebih akurat
d.      Tergolong dan orang yang berfikir maju
e.       Penghematan kertas dan biaya-biaya yang lain
4.       perubaha penggunaan mesin ketik ke computer, mencari berita dari Koran ke internet, serta pengiriman uang lewat ATM merupakan perubahan dalam pengertian …..
a.       Modenisasi
b.      Sekularisasi 
c.       Globalisasi 
d.      Wisternisasi
e.       Demokratisasi
5.       Laju moderenisasi yang meningkatkan emisi atau pun gas buang kendaraan bermotor maupun pabrik-pabrik dapat mengakibatkan pemanasan global (global warming). Yang bukan termasuk dampak dari pemanasan global adalah ….
a.       kerusakan lapisan ozon
b.      kerusakan hutan
c.       kepunahan spesies makhluk hidup
d.      efek runah kaca
e.       hujan batu
6.       Dalam banyak hal globalisasi mempunyai karekteristik yang sama dengan ….
a.       Internasionalisasi
b.      Interaksi
c.       Integrasi
d.      Desintegrasi
e.       Nasionalisasi
7.       Proses menyatukan dunia kedalam satu kesatuan system atau kaidah yang sama, menunjukkan berlangsungnya ….
a.       globalisasi
b.      difusi
c.       modernisasi
d.      cultural shock
e.       culture lag
8.       Pernyataan yang bukan merupakan cirri globalisasi ….
a.       Perubahan dalam konsep ruang dan waktu
b.      Pasar dan produksi Ekonomi / di Negara – Negara yang berbeda menjadi saling bergantung
c.       Terisolisasinya suatu bangsa
d.      Peningkatan interaksi cultural melalui perkembangan media massa
e.       Meningkatnya masalah bersama

9.       masyarakat suatu Negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari Negara-negara didunia karena kemajuan teknologi sebagai hasil dari globalisasi ….
a.       produksi
b.      pembiayaan
c.       kebudayaan
d.      tenaga kerja
e.       jaringan informasi
10.   Tanggapan masyarakat Indonesia terhadap globalisasi cenderung ….
a.       Banyak menerima tanpa pikir panjang
b.      Banyak yang menerima negatifnya
c.       Terbuka, tetapi tetap menyaring dengan filter nilai luhur budaya bangsa
d.      Menolak secara keseluruhan
e.       Menerima secara utuh
I.        Pilihan Ganda
Berilah tanda silang ( X ) pada huruf a, b, c, d dan e pada jawaban yang paling benar !
1.       Dalam menulis judul penelitian ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan kecuali ...
A.      ditulis dalam kalimat yang sempurna
B.      ditulis dalam  satu kalimat
C.      ditulis dalam kalimat berita
D.      judul penelitian ditulis singkat
E.       judul harus jelas dan mudah dipahami
2.       Berikut ini adalah fungsi-fungsi penelitian, yaitu ...
A.      penjajakan, pengujian, pembangunan
B.      perencanaan, pembangunan, pengujian
C.      penjajakan, pengujian, pengembangan
D.      perencanaan, pelaksanaan, pengawasan
E.       perencanaan, pelaksanaan, penelitian
3.       Perhatikan pernyataan berikut
1)      Penting untuk dijadikan kesimpulan
2)      Merupakan modifikasi dari judul
3)      Dapat dilakukan oleh peneliti
4)      Mengandung kegunaan praktis
Dari pernyataan di atas yang termasuk syarat pemilihan topik penelitian yang baik adalah ....
A.      3)  dan 4)                                     D. 1) dan 3)
B.      1) dan 2)                                      E. 2) dan 4)
C.      2) dan 3)
4.       Jika semua objek penelitian dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel, maka teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah ....
A.      proportional sampling                            D. cluster sampling
B.      purposive sampling                 E. random sampling
C.      quota sampling
5.       Bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penulisan laporan hasil penelitian yang dipublikasikan kepada masyarakat berguna untuk mendapatkan ...
A.      dukungan dari masyarakat                   D. koreksi dari masyarakat
B.      perhatian masyarakat                                            E. dana bantuan dari masyarakat
C.      penghargaan dari masyarakat
6.       bagian terpenting dari sebuah laporan penelitian adalah isi pokok laporan yang berisi atas ...
A.      pendahuluan, pemecahan masalah, penutup
B.      pendahuluan, permasalahan, penutup
C.      pendahuluan, permasalahan, pemecahan masalah
D.      pendahuluan, kata pengantar, penutup
E.       kata pengantar, pendahuluan, permasalahan
7.       pada umumnya bagian akhir dari laporan penelitian berisi ....
A.      hasil penelitian                                          D. glosarium
B.      daftar pustaka                                           E. pemecahan permasalahan
C.      kesimpulan
8.       Bagian yang memberikan gambaran menyeluruh tentang isi pokok laporan adalah ....
A.      pembahasan                                              D. latar belakang masalah
B.      pendahuluan                                             E. abstraksi
C.      daftar isi
9.       Fungsi dan landasan teori adalah sebagai ....
A.      arah dan tujuan penelitian yang akan dicapai
B.      dasar penelitian teoritis dalam menjawab masalah penelitian
C.      gambaran menyeluruh dari penelitian yang akan dicapai
D.      latar belakang munculnya masalah penelitian
E.       landasan analisis data yang telah dikumpulkan
10.   Data yang diambil atau diproses langsung dari lapangan penelitian seperti data yang diperoleh dari kuesioner atau wawancara langsung dengan objek penelitian disebut ....
A.      data langsung                                            D.  data sekunder
B.      data tidak langsung                 E.  data penelitian
C.      data penerimaan
11.   Kegiatan berikut yang menunjukkan suatu kegiatan observasi partisipasi dalam penelitian sosial adalah ....
A.      membaca di perpustakaan
B.      percobaan di laboratorium
C.      mengamati perilaku anak-anak jalanan
D.      hidup bersama anak-anak jalanan
E.       mengadakan dialog dengan anak-anak jalanan
12.   Langkah editing dalam pengolahan data adalah ....
A.      pengorganisasian data yang ada
B.      penghimpunan kembali data yang salah
C.      membaca kembali angket yang terkumpul
D.      penelitian kembali catatan dari lapangan
E.       mencari kejelasan makna jawaban
13.   Manusia sebagai animal rational dibekali ....
A.      hasrat ingin tahu                                      D. pola hewan bersifat manusia
B.      sifat ingin kuasa                                        E. pola manusia bersifat hewan
C.      berfikir pragmatis
14.   Di dalam perkembangan pikir manusia yang ingin diketahui esensinya adalah ....
A.      pengetahuan tepat guna                      D. pendekatan non ilmiah                           
B.      pendekatan ilmiah                                  E. pengetahuan yang luas
C.      pengetahuan yang benar
15.   Sifat-sifat penelitian antara lain, kecuali ....
A.      cermat                                          C. terstruktur                                     E. dicatat
B.      tepat                                             D. Objektif
16.   Syarat untuk menjadi peneliti yang baik adalah sebagai berikut  ....
A.      berpikir skeptis                         C. berpikir kritis                 E. berpikir terbuka
B.      berpikir rasionalistis                D. berpikir analistis
17.   Seorang peneliti tidak memasukkan keinginan sendiri ke dalam data merupakan salah satu sikap dari penelitian antara lain ....
A.      objektif                                        C. terbuka                                           E. faktual
B.      jujur                                              D. kompeten
18.   Syarat data yang baik, kecuali ....
A.      harus objektif                                            D. bisa dismpulkan
B.      harus dapat mewakili                             E. kesalahan yang dilakukan kecil
C.      harus tepat waktu
19.   Menurut cara memperolehnya jenis data terdiri dari ….
A.      data primer dan sekunder                   D. data individu dan kelompok
B.      data pribadi dan kelompok  E. data primer dan kelompok
C.      data perorangan dan kelompok
20.   Menurut sumbernya data dapat di bagi menjadi …..
A.      internal dan primer                 D. internal dan sekunder
B.      eksternal dan sekunder                        E. internal dan eksternal
C.      kuantitatif dan kualitatif
Uji Kompetensi
A.      Pilihlah jawaban yang tepat !
1.       Perhatikan isi laporan berikut !
1)      Kata Pengantar
2)      Daftar Isi
3)      Latar Belakang Masalah
4)      Tujuan dan Kegunaan Penelitian
Yang termasuk bagian pendahuluan dari laporan penelitian adalah .....
a.       1) dan 2)                              c. 2) dan 3)                          e. 3) dan 4)
b.      1) dan 3)                              d. 2) dan 4)
2.       Yang termasuk dalam manfaat penyusunan laporan penelitian adalah .....
a.       Menunjukkan hak temuannya agar dikenal oleh banyak pihak
b.      Memenuhi persyaratan akademi
c.       Sebagai anduan dalam kegiatan penelitian
d.      Untuk mencari dana penelitian
e.      Mendapatkan persetujuan pembimbing
3.       Dalam isi laporan terdapat hal-hal sebagai berikut kecuali .........
a.       Judul laporan                                     c. Kesimpulan                    e. Proposal
b.      Kepustakaan                                     d. Pendahuluan
4.       Dalam laporan penelitian, daftar tabel berada dalam bagian .........
a.       Isi                                                           c. Awal                                  e. Lampiran
b.      Akhir                                                     d. Pembahasan
5.       Dalam laporan penelitian, bila ada kutipan yang diambil dari sumber yang sama dengan sumber yang dirujuk sebelumnya secara berturut-turut namun halamannya berbeda, maka ditulis dengan ........
a.       op.cit                                                    c. Ibid                                                    e. Idem
b.      loc.cit                                                    d. Refrain
6.       Dalam laporan penelitian terdapat berbagai dokumen yang terkait dengan proses penelitian, seperti surat, transkrip wawancara, gambar dan foto peta terdapat dalam bagian .......
a.       Lampiran                                             c. Catatan Kaki                   e. Daftar Gambar
b.      Daftar Pustaka                                  d. Isi
7.       Catatan kaki ditandai dengan angka arab dalam bentuk
a.       Single space                                       c. Loco citato                                      e. Super script
b.      Ibidem                                                                 d. Opere citato





0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates